To convert a FAT partition to NTFS, perform the following steps.
Click Start, click Programs, and then click Command Prompt.
In Windows XP, click Start, click Run, type cmd and then click OK.
At the command prompt, type CONVERT [driveletter]: /FS:NTFS.
Convert.exe will attempt to convert the partition to NTFS.
NOTE: Although the chance of corruption or data loss during the conversion from FAT to NTFS is minimal, it is best to perform a full backup of the data on the drive that it is to be converted prior to executing the convert command. It is also recommended to verify the integrity of the backup before proceeding, as well as to run RDISK and update the emergency repair disk (ERD).
How to Remove Windows XP's Messenger
Theoretically, you can get rid of it (as well as a few other things). Windows 2000 power users should already be familiar with this tweak.
Fire up the Windows Explorer and navigate your way to the %SYSTEMROOT% \ INF folder. What the heck is that thingy with the percentage signs? It's a variable. For most people, %SYSTEMROOT% is C:\Windows. For others, it may be E:\WinXP. Get it? Okay, on with the hack! In the INF folder, open sysoc.inf (but not before making a BACKUP copy first). Before your eyes glaze over, look for the line containing "msmsgs" in it. Near the end of that particular line, you'll notice that the word "hide" is not so hidden. Go ahead and delete "hide" (so that the flanking commas are left sitting next to one another). Save the file and close it. Now, open the Add and Remove Programs applet in the Control Panel. Click the Add / Remove Windows Components icon. You should see "Windows Messenger" in that list. Remove the checkmark from its box, and you should be set. NOTE: there are other hidden system components in that sysoc.inf file, too. Remove "hide" and the subsequent programs at your own risk.
Fire up the Windows Explorer and navigate your way to the %SYSTEMROOT% \ INF folder. What the heck is that thingy with the percentage signs? It's a variable. For most people, %SYSTEMROOT% is C:\Windows. For others, it may be E:\WinXP. Get it? Okay, on with the hack! In the INF folder, open sysoc.inf (but not before making a BACKUP copy first). Before your eyes glaze over, look for the line containing "msmsgs" in it. Near the end of that particular line, you'll notice that the word "hide" is not so hidden. Go ahead and delete "hide" (so that the flanking commas are left sitting next to one another). Save the file and close it. Now, open the Add and Remove Programs applet in the Control Panel. Click the Add / Remove Windows Components icon. You should see "Windows Messenger" in that list. Remove the checkmark from its box, and you should be set. NOTE: there are other hidden system components in that sysoc.inf file, too. Remove "hide" and the subsequent programs at your own risk.
Mendandani Layar Log On
Kalau dilihat-lihat layar log on di Windows Vista sudah berubah jauh lebih baik dibandingkan OS-OS jadul. Tapi, sebagus-bagusnya wallpaper Windows Vista, lama-lama bosan juga ya, melihat gambar yang sama setiap hari.
Sayangnya di Windows Vista ini kita nggak bisa mengganti wallpaper layar log on semudah di layar desktop. Sebagai solusinya, kita harus meminta bantuan pada program bernama Stardock Logon Studio.
Untuk menggunakan aplikasi tersebut kita harus mengunduhnya dari situs www.stardock.com kemudian instal program tersebut di Windows Vista. Kalau program Logon Studio sudah ter-instal, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Klik tombol Start, kemudian ketik LogonStudio pada kotak pencarian dan tekan Enter.
2. Setelah jendela Logon Studio terbuka, beberapa contoh background akan ditampilkan. Untuk menjadikannya sebagai wallpaper, Anda cukup mengklik tombol Apply dan wallpaper log on Anda akan berubah.
3. Jika Anda menginginkan gambar yang berbeda, klik Create a new Logon screen dari menu di samping.
4. Ketikkan nama dan klik tombol Browse untuk mencari lokasi file gambar Anda.
5. Setelah Anda memilih gambar, klik tombol Save.
Wallpaper Anda kini telah berada di dalam daftar wallpaper. Kliklah gambar tersebut dan pilih Apply untuk menyimpan perubahan.
Sumber: PCplus
Sayangnya di Windows Vista ini kita nggak bisa mengganti wallpaper layar log on semudah di layar desktop. Sebagai solusinya, kita harus meminta bantuan pada program bernama Stardock Logon Studio.
Untuk menggunakan aplikasi tersebut kita harus mengunduhnya dari situs www.stardock.com kemudian instal program tersebut di Windows Vista. Kalau program Logon Studio sudah ter-instal, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Klik tombol Start, kemudian ketik LogonStudio pada kotak pencarian dan tekan Enter.
2. Setelah jendela Logon Studio terbuka, beberapa contoh background akan ditampilkan. Untuk menjadikannya sebagai wallpaper, Anda cukup mengklik tombol Apply dan wallpaper log on Anda akan berubah.
3. Jika Anda menginginkan gambar yang berbeda, klik Create a new Logon screen dari menu di samping.
4. Ketikkan nama dan klik tombol Browse untuk mencari lokasi file gambar Anda.
5. Setelah Anda memilih gambar, klik tombol Save.
Wallpaper Anda kini telah berada di dalam daftar wallpaper. Kliklah gambar tersebut dan pilih Apply untuk menyimpan perubahan.
Sumber: PCplus
Tampilkan Pesan Log On
Komputer yang dipakai banyak orang rentan terhadap banyak gangguan. Sebagai langkah-langkah strategis, boleh saja kita memblok fitur-fitur tertentu, entah dengan editor registri ataupun security policy. Tapi perlu diingat, sepandai-pandainya polisi, sang maling seringkali lebih jago.
Untuk memberikan “efek psikologis” pada sang tangan jahil tersebut, ada baiknya kita menampilkan pesan khusus saat seorang pengguna akan log on. Pesan tersebut bisa berupa peringatan akan sanksi jika nekad membobol sistem Anda atau berisi “sesuatu” yang mengingatkan pengguna.
Dengan beberapa kali klik di Local Security Policy, Anda dapat menampilkan pesan seperti yang dimaksud di atas. Berikut langkah-langkah detilnya.
1. Klik tombol Start, kemudian ketik secpol.msc pada kolom pencarian dan tekan Enter.
2. Setelah jendela Local Security Policy terbuka, masuklah ke Local Policies dan pilih Security Options.
3. Carilah policy Interactive logon: Message title for users attempting to log on. Klik kanan dan pilih Properties.
4. Pada tab Local Security Settings, ketikkan judul yang ingin Anda gunakan pada pesan Anda dan klik OK.
5. Sekarang, cari policy Interactive logon: Message text for users attempting to log on, klik kanan dan pilih Properties.
6. Ketikkan pesan Anda pada tab Local Security Settings dan klik OK.
Tutup editor Local Security Policy, kemudian restart PC untuk melihat perubahannya.
Sumber: PCplus
Untuk memberikan “efek psikologis” pada sang tangan jahil tersebut, ada baiknya kita menampilkan pesan khusus saat seorang pengguna akan log on. Pesan tersebut bisa berupa peringatan akan sanksi jika nekad membobol sistem Anda atau berisi “sesuatu” yang mengingatkan pengguna.
Dengan beberapa kali klik di Local Security Policy, Anda dapat menampilkan pesan seperti yang dimaksud di atas. Berikut langkah-langkah detilnya.
1. Klik tombol Start, kemudian ketik secpol.msc pada kolom pencarian dan tekan Enter.
2. Setelah jendela Local Security Policy terbuka, masuklah ke Local Policies dan pilih Security Options.
3. Carilah policy Interactive logon: Message title for users attempting to log on. Klik kanan dan pilih Properties.
4. Pada tab Local Security Settings, ketikkan judul yang ingin Anda gunakan pada pesan Anda dan klik OK.
5. Sekarang, cari policy Interactive logon: Message text for users attempting to log on, klik kanan dan pilih Properties.
6. Ketikkan pesan Anda pada tab Local Security Settings dan klik OK.
Tutup editor Local Security Policy, kemudian restart PC untuk melihat perubahannya.
Sumber: PCplus
Ganti Screen Saver di Layar Log On
Anda tentu sudah tahu cara mengganti screen saver Windows. Pertanyaannya, apakah dengan mengganti screen saver melalui desktop akan mengganti screen saver yang ada di welcome screen pula? Ternyata tidak. Wallpaper yang dipilih Windows tetap akan menggunakan format standarnya.
Pada keadaan default, ketika tidak ada seorang pun yang logon ke komputer dalam 10 menit, layar logon akan digantikan dengan screen saver yang bergambar logo Windows. Screen saver bergambar logo Windows ini dapat diganti.
Sayangnya tidak tersedia menu GUI untuk mengubahnya dengan mudah. Anda harus mengikuti langkah-langkah berikut jika ingin mengganti screen saver di welcome screen.
1. Klik Start kemudian ketik regedt32.exe.
2. Masuklah ke sub key HKEY_USERS-.DEFAULT-Control Panel-Desktop.
3. Carilah String Value bernama ScreenSaveActive, pastikan value datanya bernilai 1.
4. Kemudian cari String Value SCRNSAVE.EXE di bagian kanan jendela.
5. Klik dua kali entri tersebut untuk mengubah value datanya.
6. Pada kondisi default, value data dari SCRNSAVE.EXE ini adalah logon.scr. Ubahlah value data ini dengan file screen saver lain, misalnya ssmyst.scr atau screen saver lainnya yang Anda miliki.
7. Klik OK, kemudian tutup Registry Editor dan restart PC.
Pada keadaan default, ketika tidak ada seorang pun yang logon ke komputer dalam 10 menit, layar logon akan digantikan dengan screen saver yang bergambar logo Windows. Screen saver bergambar logo Windows ini dapat diganti.
Sayangnya tidak tersedia menu GUI untuk mengubahnya dengan mudah. Anda harus mengikuti langkah-langkah berikut jika ingin mengganti screen saver di welcome screen.
1. Klik Start kemudian ketik regedt32.exe.
2. Masuklah ke sub key HKEY_USERS-.DEFAULT-Control Panel-Desktop.
3. Carilah String Value bernama ScreenSaveActive, pastikan value datanya bernilai 1.
4. Kemudian cari String Value SCRNSAVE.EXE di bagian kanan jendela.
5. Klik dua kali entri tersebut untuk mengubah value datanya.
6. Pada kondisi default, value data dari SCRNSAVE.EXE ini adalah logon.scr. Ubahlah value data ini dengan file screen saver lain, misalnya ssmyst.scr atau screen saver lainnya yang Anda miliki.
7. Klik OK, kemudian tutup Registry Editor dan restart PC.
Tingkatkan Penjualan, Windows 7 Potong Harga
SEATTLE - Walaupun Windows 7 baru akan dirilis pada 22 Oktober mendatang, namun Microsoft telah mengumumkan diskon pada harga yang dibanderol untuk sistem operasi anyarnya tersebut.Mereka menyatakan, Windows 7 akan lebih murah 8 persen dari Vista.
Selain memberikan potongan harga yang lebih murah, Microsost juga mengatakan kalau, 'si tujuh' ini sudah bisa dipesan bagi pelanggan dengan menggunakan sistem pre-order. Ini tentu berbeda dengan apa yang dilakukan Microsoft sebelumnya. semua itu tidak terlepas untuk menggenjot penjualan. Terlebih, Microsoft memberikan harga diskon.
Adapun harga diskon yang dipatok oleh Microsoft adalah, USD49,99 untuk upgrade Home Premium. Sedangkan untuk upgrade ke professional, Windows 7 dihargai USD99,99. Potongan harga tersebut, mulai dilakukan hingga 11 Juli mendatang untuk negara Amerika Serikat dan Kanada. Sedangkan Jepang, berakhir pada 5. Demikian yang dilansir PC World, Senin (29/6/2009).
Kendati demikian, perusahaan besutan Bill Gates itu belum membeberkan berapa harga pasti Windows 7. Yang jelas menurunt beberapa sumber, setelah tanggal tersebut, Microsoft akan menjual untuk Home Premium sebesar USD199.99, sedangkan Windows 7 Professional USD299.99, dan Windows 7 Ultimate USD319.99.
Selain memberikan potongan harga yang lebih murah, Microsost juga mengatakan kalau, 'si tujuh' ini sudah bisa dipesan bagi pelanggan dengan menggunakan sistem pre-order. Ini tentu berbeda dengan apa yang dilakukan Microsoft sebelumnya. semua itu tidak terlepas untuk menggenjot penjualan. Terlebih, Microsoft memberikan harga diskon.
Adapun harga diskon yang dipatok oleh Microsoft adalah, USD49,99 untuk upgrade Home Premium. Sedangkan untuk upgrade ke professional, Windows 7 dihargai USD99,99. Potongan harga tersebut, mulai dilakukan hingga 11 Juli mendatang untuk negara Amerika Serikat dan Kanada. Sedangkan Jepang, berakhir pada 5. Demikian yang dilansir PC World, Senin (29/6/2009).
Kendati demikian, perusahaan besutan Bill Gates itu belum membeberkan berapa harga pasti Windows 7. Yang jelas menurunt beberapa sumber, setelah tanggal tersebut, Microsoft akan menjual untuk Home Premium sebesar USD199.99, sedangkan Windows 7 Professional USD299.99, dan Windows 7 Ultimate USD319.99.
Hacker Gunakan Harry Potter untuk Sebarkan Virus
WASHINGTON - Para pelaku kejahatan cyber memanfaatkan film Harry Potter terbaru sebagai media untuk menyebarkan virus komputer.
Menurut data dari vendor keamanan internet PC Tools, hacker menggunakan taktik "black hat" search engine optimisation (SEO) yang tengah populer. Mereka berupaya menginfeksi pengguna komputer yang tertarik mengunduh film Harry Potter terbaru. Demikian keterangan yang dikutip dari V3.co.uk, Selasa (30/6/2009).
Havker mempushing link yang telah dioptimalkan untuk menginfeksi situs kedalam blogosphere. Virus itu juga disertai dengan keterangan yang menjebak para pengakses internet berbunyi "Tonton Harry Potter and the Half-Blood Prince secara online dan gratis".
"Link ini mengarahkan pengguna menuju situs blog yang berisi gambar-gambar dan link yag lebih banyak terkait dengan film terbaru Harry Potter," kata juru bicara PC Tools.
"Bagaimanapun, dengan mengklik beberapa dari link ini akan menuntun pengguna untuk mengunduh dan menginstal "streamviewer" , yang sebenarnya adalah virus," tambahnya.
PC Tools memprediksi taktik ini akan marak digunakan pada Peer-to-Peer dan jaringan file sharing lainnya.
Serangan manipulasi Black hat SEO menjadi cara yang umum digunakan oleh para hacker untuk mendompleng suatu peristiwa besar guna menyebarkan virus mereka.
Menurut data dari vendor keamanan internet PC Tools, hacker menggunakan taktik "black hat" search engine optimisation (SEO) yang tengah populer. Mereka berupaya menginfeksi pengguna komputer yang tertarik mengunduh film Harry Potter terbaru. Demikian keterangan yang dikutip dari V3.co.uk, Selasa (30/6/2009).
Havker mempushing link yang telah dioptimalkan untuk menginfeksi situs kedalam blogosphere. Virus itu juga disertai dengan keterangan yang menjebak para pengakses internet berbunyi "Tonton Harry Potter and the Half-Blood Prince secara online dan gratis".
"Link ini mengarahkan pengguna menuju situs blog yang berisi gambar-gambar dan link yag lebih banyak terkait dengan film terbaru Harry Potter," kata juru bicara PC Tools.
"Bagaimanapun, dengan mengklik beberapa dari link ini akan menuntun pengguna untuk mengunduh dan menginstal "streamviewer" , yang sebenarnya adalah virus," tambahnya.
PC Tools memprediksi taktik ini akan marak digunakan pada Peer-to-Peer dan jaringan file sharing lainnya.
Serangan manipulasi Black hat SEO menjadi cara yang umum digunakan oleh para hacker untuk mendompleng suatu peristiwa besar guna menyebarkan virus mereka.
Langgan:
Entri (Atom)
